PARADIGMA UMUM
Bekerja -> Mendapatkan Uang -> Pemenuhan Kebutuhan dan Menabung
Saat SAKIT :
Tidak dapat bekerja -> Tidak mendapatkan uang -> Tidak dapat memenuhi kebutuhan dan menabung
PARADIGMA SUKSES
Bekerja -> Membangun Aset -> Mendapatkan Uang -> Pemenuhan Kebutuhan dan Menabung
Saat SAKIT :
Tidak dapat bekerja -> Aset yang bekerja -> Mendapatkan Uang -> Pemenuhan Kebutuhan dan Menabung
Ingin serius membangun aset dengan modal yang minimal? Hubungi kami
Tampilkan postingan dengan label kesejahteraan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesejahteraan. Tampilkan semua postingan
Tips untuk Mengembangkan Bisnis Multilevel
Tips untuk mengembangkan bisnis multilevel yang disarankan yaitu :
1. Bergaul dan belajar dari orang-orang yang sudah sukses di Multilevel
Bila kita ingin jadi dokter bedah kita harus belajar dan dekat-dekat
dengan dokter ahli bedah, kalau kita dekat-dekat dan belajar dari orang
yang drop out dari sekolah kedokteran, kita akan sulit jadi dokter
bedah.
2. Ikuti sistem atau cara kerja yang sudah terbukti berhasil dan dilakukan oleh orang-orang yang berhasil di multilevel
3. Terus belajar
4. Terus bertindak
Ditolak lebih banyak, kemungkinan diterima juga lebih banyak. Kalau kita
tidak pernah bertindak sebenarnya kita sudah 100% ditolak.
5. Komitmen
Biasanya orang hanya hangat-hangat tahi ayam (hot hot chicken shit). Suka atau duka jalani dalam jangka waktu tertentu. Bisnis ini akan berhasil bila dijalani dengan komitmen.
Mengenai pendekatan pertemanan inilah sebetulnya yang menjadi kunci keberhasilan MLM itu sendiri, karena orang lebih percaya kepada teman daripada iklan online dan iklan offline. Sedangkan mengenai kontrak dan perjanjian biasanya ada tetapi hanya terbatas garis besar saja, untuk detil compensation plan dan produk biasanya sebuah MLM mempunyai panduan tersendiri.
Untuk menjalankan bisnis MLM saran saya cari orang dengan tipe star,
maksud tipe star adalah orang-orang yang menonjol di pemerintahan
maupun bintang film atau bidang apa saja yang tampil dimuka umum banyak
sekali atau pun orang yang kuat dalam segala hal.
Kemudian cari orang dengan tipe mekanik, maksudnya menuruti
sistem, Orang yang terus menerus menuruti sistem demikian sehingga dapat
diduplikasi. Maksud duplikasi, apapun yang dia kerjakan bisa diikuti
orang lain. Jadi 2 tipe orang ini kalau menonjol ditempat lain langsung
diikuti orang banyak dan apabila bisa duplikasi, itu akan membuat bisnis
MLM tadi meledak. Saran saya yang terakhir kalau ikut bisnis MLM pilih
yang enjoy, yang cocok produk dan kompensasinya, cocok dengan
orang-orangnya dan terus belajar kepada orang yang sudah sukses dibidang
itu.
MLM akan mendidik kita untuk membuat diri kita menjadi lebih berani dalam hidup ini seperti disarankan Robert Kiyosaki
jika bergabung dengan orang-orang MLM kita akan jauh lebih berani untuk
ditolak, berani keluar dari zona nyaman kita, menawarkan sesuatu hal
kepada teman kita dan orang lain bahkan yang belum kita kenal.
Semoga bermanfaat, Salam Dahsyat dari Tung Desem Waringin.
Tung Desem Waringin adalah trainer, pembicara seminar, dan penulis buku bisnis dan keuangan
(tribunnews)
Memahami "The Cashflow Quadrant" Robert T Kiyosaki
Robert T Kiyosaki adalah penulis buku Rich Dad Poor Dad, dan The Cash Flow Quadrant yang menjadi best seller
di seluruh dunia. Karyanya telah diterjemahkan ke berbagai bahasa, dan
menjadi panduan penting bagi masyarakat yang ingin menjadi pengusaha dan
investor.
“Banyak orang bergumul dengan kesulitan finansial, yang sebenarnya
disebabkan mereka bertahun-tahun sekolah tapi tidak belajar apapun
tentang uang. Hasilnya, orang bekerja untuk mendapatkan uang, dan tak
pernah belajar bagaimana memiliki uang yang bekerja untuk
mereka,”demikian ujar Robert dalam buku Rich Dad Poor Dad.
Robert adalah generasi keempat keturunan Amerika Jepang, yang lahir di
besarkan di Hawaii. Ia berasal dari keluarga pendidik yang terkenal.
Ayahnya seorang kepala Pendidikan untuk negara bagian Hawaii. Selepas
SMU, Robert melanjutkan pendidikannya di New York dan setelah lulus, ia
bergabung dengan US Marine Corp dan pergi ke Vietnam sebagai
perwira dan pilot helikopter yang bersenjata. Sekembalinya dari perang,
karier bisnis Robert dimulai. Tahun 1977 dia mendirikan sebuah
perusahaan yang memproduksi dompet surfer dari velcro dan nilon yang pertama ada di pasaran, dan berkembang menjadi bisnis yang menghasilkan jutaan dollar.
Tahun 1985 ia mendirikan sebuah perusahaan pendidikan internasional yang
beroperasi di tujuh negara, mengajarkan bisnis dan investasi kepada
puluhan ribu orang.
Pada umur 47 tahun Robert melakukan sesuatu yang paling ia sukai,
berinvestasi. Bisnis Robert adalah real estate dan mengembangkan
perusahaan-perusahaan kecil. Namun gairah sejatinya adalah mengajar. Dia
diakui sebagai pembicara hebat tentang pendidikan finansial dan tren
ekonomi. Karyanya telah mengubah dan memberi inspirasi kepada jutaan
orang di seluruh dunia.
Pesan Robert sangat jelas,”bertanggungjawablah atas keuangan anda atau
hanya menerima nasib sepanjang hidup anda. Anda menjadi tuan atas uang
atau budak uang. Terserah anda memilihnya.”
Berulang kali, dalam ceramah maupun dalam bukunya, Robert selalu
mengajarkan agar kita jangan bekerja untuk mencari uang, tapi
berusahalah agar uang bekerja untuk kita. Bukunya yang berjudul Rich Dad
Poor Dad maupun The Cashflow Quadrant dengan penuh semangat dan dengan
cara yang mudah dipahami, ia mengajarkan bermacam kiat agar kita menjadi
kaya, dalam arti uang bekerja untuk kita, bukan kita bekerja untuk
uang.
The Cashflow Quadrant
Karya Robert yang paling dikenal adalah membagi kategori hidup orang berdasarkan sumber penghasilan ke dalam 4 kuadran, yakni Kuadran I E (employee/pegawai), Kuadran II S (Self Employed/pekerja lepas), Kuadran III B (Business Owner/pemilik usaha), dan Kuadran IV I (Investor/penanam modal).
Robert mengatakan, kebanyakan dari kita berpotensi memperoleh
penghasilan dari keempat kuadran. Contoh kasus seorang dokter yang
bekerja di sebuah rumah sakit dengan jabatan direktur, memiliki klinik
spesialis anak, dan punya usaha perkebunan. Sebagai direktur rumah
sakit, sang dokter ada di kuadran I (E), namun sebagai seorang ahli
penyakit anak, ia bertindak sebagai self employed (S). Ia juga memiliki
usaha perkebunan, yang berarti seorang business owner (B). Bisa jadi
dokter itu juga melakukan investasi di sektor properti atau yang lainnya
yang berarti masuk ketagori kuadran IV.
Nah sang dokter adalah orang yang lengkap hidupnya karena mengalami hidup dalam kuadran I-IV.
Pesan-Pesan Ayah Kaya
Jadi sebenarnya kita diberi ajaran 4 kuadran, untuk memilih salah satu
atau bisa juga semuanya. Robert memang menganggap kuadran E sebagai yang
paling miskin, dan Investor menjadi paling kaya.
Dalam bukunya yang terkenal itu Robert menggambarkan dirinya sebagai
seorang yang lahir dari keluarga pegawai yang menghendaki Robert supaya
belajar tekun bekerja di perusahaan atau pemerintah dan mendapat gaji
baik dan sejumlah tunjangan dan uang pensiun. Sementara ia mengenal
seorang teman yang sangat dekat dan ayahnya seorang kaya raya dan
dermawan.
Ayah kaya (Rich Dad) itulah yang menarik perhatian Robert, hingga ia
bisa belajar bagaimana mendapatkan kekayaan dengan cara yang cerdas.
Dalam uraiannya, ayah kaya adalah seorang investor yang mengajarkan
kepada Robert bagaimana menjadikan uang bekerja untuk robert.
Robert akhirnya memang benar-benar berhasil menjadi seorang yang kaya dengan menjadi investor.
Buku Rich Dad maupun The Cashflow Quadrant menjanjikan kepada pembaca
bahwa untuk menjadi kaya, seorang harus pindah dari kuadran kiri yakni
seorang E dan S menjadi B atau I.
Seorang pekerja adalah seorang yang sangat tergantung kepada perusahaan.
Hidupnya kelihatan enak, tapi sesungguhnya sangat beresiko. Seorang S
bisa bekerja sendiri, masalahnya ia akan sangat tergantung kepada
keahliannya.
Contohnya seorang dokter buka praktek. Ia bekerja siang malam melayani
pasien karena banyaknya pasien di wilayahnya. Ia sangat terkenal di
seluruh kota. Masalahnya ketika ia berlibur ia tidak bisa mendapatkan
apa-apa.
Sementara jika kita hidup di kuadran kanan, baik sebagai pemilik bisnis
maupun investor, ia bisa meninggalkan kantor dengan enak karena sistem
bisnis berjalan dengan sendirinya.
Seorang E bekerja, seorang S memiliki pekerjaan sendiri, seorang B
memiliki sistem dan orang-orang yang bekerja, dan seorang I menjadikan
uang bekerja untuk dirinya.
Dalam sebuah perkembangan negara jumlah orang yang hidup di kuadran I-IV
jumlahnya harus seimbang sehingga semua orang bisa hidup, baik sebagai
pekerja, profesional, pemilik bisnis maupun investor.
Di Indonesia, kebanyakan orang mau hidup di kuadran I, sementara di
kuadran III dan IV sangat sedikit, itulah sebabnya pengangguran ada
dimana mana. Berbahagialah anda yang kini sudah hidup di kuadran III
(sebagai business owner) dan IV (sebagai investor). Arin
Tertarik berpindah kuadran? Hubungi kami di 081229909977
Tertarik berpindah kuadran? Hubungi kami di 081229909977
Menuju Kebebasan Finansial menurut Buku " The Cashflow Quadrant"
Menurut konsep Cashflow Quadrant dan Rich Dad, Poor Dad untuk memiliki kebebasan finansial, Anda mutlak harus memiliki Kecerdasan Finansial/Financial Quotient (FC). Untuk
memiliki kecerdasan finansial, Anda tidak perlu jenius secara IQ namun
hanya membutuhkan upaya untuk merubah persepsi atau pola pikir Anda
tentang uang.
Benarkah jika semakin kaya seseorang maka ia harus semakin sibuk?
Ternyata tidak. Dan hanya orang yang punya kecerdasan finansial yang tahu rahasianya.
Menurut Robert T Kiyosaki, penulis best seller “Rich Dad Poor Dad”, untuk memperoleh penghasilan, anda bisa mendapatkannya dari 4 kuadran berikut ini:
1. KUADRAN “E” (EMPLOYEE / KARYAWAN) - Anda bekerja untuk
ORANG LAIN, dimana Anda telah terikat untuk bekerja dengan waktu
tertentu dan dengan penghasilan yang tertentu juga.
2. KUADRAN “S” (SELF EMPLOYED / PROFESIONAL /SMALL BUSINESS) -
Anda bekerja untuk DIRI ANDA SENDIRI, dimana Anda tidak terikat secara
waktu dan penghasilan, tetapi Anda harus BEKERJA SEMAKIN KERAS
(menghabiskan lebih banyak waktu), untuk memperoleh penghasilan yang
lebih besar.
3. KUADRAN “B” (BUSINESS OWNER / PEMILIK BISNIS) - Anda bisa
mendapatkan penghasilan dari SISTEM, dimana dalam sistem ini ORANG LAIN
bekerja untuk ANDA. Jadi anda tidak terikat waktu, tetapi penghasilan
tak terbatas.
Anda lihat perbedaan mendasar dari 4 kuadran di atas, pada kuadran 1 dan 2, penghasilan anda linier terhadap waktu yang anda miliki, artinya semakin anda kaya maka semakin sibuklah Anda.
Jadi pertanyaannya: Sampai kapan Anda sanggup untuk SIBUK? Apakah hidup ini hanya akan anda habiskan untuk mendapatkan UANG? Dan kalau Anda tidak bekerja maka tidak akan mendapat uang.
Menurut sebuah penelitian terbukti bahwa pada usia 35 tahun kualitas kehidupan seseorang berada di puncak, sehingga semakin lama semakin menurun.
Pada kuadran kiri atau 1 dan 2, orang memilih untuk mendapatkan KEAMANAN. Karena menurut mereka, jika setiap bulan menerima penghasilan akan aman.. Padahal kalau di PHK atau sakit? Penghasilan hilang seketika. Jadi yang diperoleh sebenarnya adalah KEAMANAN KERJA bukan keamanan penghasilan.
Pada kuadran kanan atau 3 dan 4, orang memilih untuk mendapatkan KEBEBASAN. Bebas berusaha untuk mendapatkan penghasilan berapapun yg mereka inginkan. Jadi dia bisa mendapatkan KEBEBASAN PENGHASILAN dan WAKTU.
Kembali pada tulisan Robert T. Kiyosaki : Jika anda ingin mendapatkan penghasilan tak terbatas namun waktu yang anda miliki semakin luang maka Anda harus masuk ke kuadran Kanan 3 atau 4.
TETAPI Apakah untuk itu semudah anda berganti karier? TIDAK MUDAH. Untuk masuk kuadran 4 Anda sudah tentu harus punya BANYAK UANG untuk diinvestasikan. Jika anda punya maka anda hanya perlu FQ atau Kecerdasan Finansial, sehingga anda mampu mengendalikan RESIKO. Untuk anda berpindah ke kuadran 3 maka anda harus MENCIPTAKAN SISTEM, atau MEMBELI SISTEM yang sudah ada. Untuk menciptakan sistem dibutuhkan kemampuan luar biasa dan EQ atau Kecerdasan Emosional, dalam membuat sistem baru banyak orang yang harus melalui berbagai rintangan dan kegagalan dan sebelum mencapai kesuksesan seringkali harus gagal lebih dari 3 kali. Selain menciptakan anda bisa membeli sistem yang sudah sukses, sistem yang bisa dibeli ada 2 macam yaitu Franchise (Waralaba) dan dari Sistem Pemasaran Berjenjang (MLM).
Untuk mendapatkan kebebasan penghasilan / finansial minimal anda harus berada di kuadran 3, Anda harus memiliki SISTEM. Cara mudah untuk memiliki sistem adalah dengan membeli sistem yang sudah sukses. Dan sistem yang terbukti sudah sukses tetapi murah adalah Pemasaran Berjenjang (MLM) atau Network Marketing.
Melalui konsep ini anda bisa belajar untuk mengendalikan RESIKO, sambil mengembangkan EQ juga belajar bagaimana jatuh bangunnya memulai bisnis sendiri namun sekali lagi dengan murah. Karena dalam bisnis MLM MURNI (bukan palsu) pelatihan, training dan pengembangan SDM sangat diutamakan melalui support system terpadu (ONE Vision).
Hari ini, jika Anda melakukan sesuatu hal yang tidak biasa dilakukan oleh orang banyak, yaitu menjalankan bisnis Network Marketing Tiens. Maka 1 s/d 2 tahun ke depan, Anda akan menikmati hasilnya yang tidak banyak orang biasa nikmati, yaitu Kebebasan Waktu & Finansial.
Tiens adalah bisnis Network Marketing (MLM) dengan cara termudah & tercepat untuk mengembangkan bisnis Anda. Sehingga kesuksesan Anda akan lebih cepat Anda raih.
Bergabung sekarang di Kuadrant Kanan besama ribuan orang sukses lainnya.
Jadilah pemain, bukan penonton. Mar'arinal Khusna
Langganan:
Postingan (Atom)
